Sortir Lipat Surat Suara di Gudang KPU Semarang, Mbak Ita: Peran Mereka Luar Biasa

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap, proses sortir lipat surat suara berjalan lancar, hingga distribusi tingkat kecamatan. Paling lambat pada 13 Februari 2024, seluruh logistik sudah terdistribusi ke seluruh Kota Semarang.

Hal itu disampaikannya saat berkunjung dan menyapa para pekerja yang melakukan penyortiran dan pelipatan, di Gudang Logistik KPU Kota Semarang, Rabu (3/1/2024). Menurutnya, penyortiran dan pelipatan surat suara, dimulai dengan surat suara DPRD provinsi, selanjutnya surat suara DPR RI. Pada pekan depan, akan dilakukan pelipatan dan penyortiran DPRD kota. Sedangkan pelipatan surat suara presiden diperkirakan pada 10 – 18 Januari 2024.

Apresiasi disampaikan wali kota kepada para pekerja sortir dan lipat, yang turut membantu kelancaran pelaksanaan Pileg dan Pilpres. Menurutnya, peran mereka sangat penting dalam tahapan pesta demokrasi. Sebab, selama ini masyarakat hanya mengetahui petugas penyelenggara pemilu KPPS saat proses pencoblosan. Namun, di balik itu, banyak petugas yang terlibat, termasuk petugas sortir lipat.

“Peranan mereka luar biasa. Salah satu penyumbang peranan dalam pesta demokrasi. Selama ini, masyatakat tahunya PPS, KPPS, tapi teman-teman ini juga berpengaruh dalam proses kelancaran pesta demokrasi,” jelasnya.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom mengatakan, pihaknya mengerahkan 105 tim, dengan masing-masing tim terdiri dari lima orang, untuk melakukan proses sortir lipat surat suara untuk Pemilu 2024.

“Kami fokus memastikan surat suara dalam keadaan baik. Mereka harus membuka, melihat apakah gambar ada yang buram, warna salah, ada yang bolong, dan sebagainya. Setelah melakukan sortir, kemudian melipat surat suara,” jelas Nanda, sapaan akrabnya.

Nanda menyebut, dalam satu tim harus menyelesaikan 3.000 surat suara per hari. Pihaknya memprediksi, proses sortir lipat akan selesai dalam 15 hari ke depan.

Terkait honor, pihaknya memberikan honor setiap tim berdasarkan jumlah surat suara yang mereka lipat. Besaran honor setiap jenis surat suara berbeda.

“Ada indeksnya untuk masing-masing surat suara. Hari ini sortir lipat untuk surat suara DPRD provinsi. Untuk honor per surat suara DPR/DPRD Rp400 per lembar,” jelas Nanda.

Pelaksanaan sortir lipat, lanjut Nanda, berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Namun pada hari pertama ini, pihaknya masih menganalisa, apakah waktu tersebut terlalu lama atau justru terlalu cepat.

Ditambahkan, pihak kepolisian dan Bawaslu juga turut mengawasi proses sortir lipat. Area gudang juga telah lengkap dengan CCTV. Bahkan, pihaknya juga memiliki tim pengawas yang mengawasi sortir lipat.

“Surat suara diantar, mereka tinggal melipat. Nanti, sebelum kembali dicek sama tim pengawas dalam ikatan. Surat suara DPR 10 per ikat. Presiden dan DPD 25 (per ikat),” jelasnya.

Penulis: Kontributor Kota SemarangEditor: Di, Diskominfo Jateng

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *