Bangun Kesejahteraan Keluarga, TP PKK Sinergikan Program dengan Pemprov Jateng 

SEMARANG – Sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan kesejahteraan keluarga, Tim Penggerak PKK Jawa Tengah terus menyinergikan langkah dengan program pemerintah provinsi. Di antaranya, penanganan pola asuh anak, peningkatan ekonomi keluarga, penuntasan stunting, penyehatan ibu hamil, dan lainnya.

Penjabat Ketua TP PKK Jateng Shinta Nana Sudjana mengatakan, sinergi program pemerintah provinsi hingga kabupaten/ kota, tertuang dalam  Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017. Menurutnya, ada empat program unggulan yang diterapkan TP PKK Jateng dalam upaya menyejahterakan warganya. Pertama, pola asuh anak dan remaja di era digital, kemudian, peningkatan kualitas pendidikan dan pengelolaan ekonomi melalui pelatihan keterampilan.

Program selanjutnya adalah keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana (Gagah Bencana), serta gerakan amalkan dan kukuhkan halaman asri, teratur, indah dan nyaman (Aku Hatinya PKK).

“Melalui rakor pembina ini, kami mengharapkan dukungan Gerakan PKK terhadap berbagai program pemerintah, dapat diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan jangka panjang maupun jangka pendek,” ujarnya dalam Rakor Pembina TP PKK Jateng 2024, di Aula Gotong Royong, Dispermadesdukcapil Jateng, Selasa (6/2/2024).

Shinta meminta, agar program dari dinas-dinas Pemprov Jateng dapat disinergikan dengan program PKK. Sinergi itu dibagi dalam empat kelompok kerja (pokja) yang memiliki tupoksi yang telah ditentukan.

Dijelaskan, Pokja I PKK Jateng  mengampu pola asuh, Pokja II fokus terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, Pokja III menangani pemenuhan gizi keluarga, dan Pokja IV menangani kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Senada, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Jateng, Ema Rachmawati mengatakan, peran PKK merupakan kepanjangan tangan pemerintah di pelosok desa. Selain itu, kinerja TP PKK dianggap efektif dan efisien, karena mengetahui seluk beluk lingkungan dengan baik.

“Sebagai mitra pemerintah, Gerakan PKK melaksanakan apa yang OPD yang tak bisa laksanakan dengan detil. Misalnya, Pak Miko (Kepala Disperakim) membangun rumah untuk warga, lalu siapa yang menyuluh tentang penataan rumah, itulah tugasnya PKK. Begitu juga pola asuh di rumah,” paparnya, mewakili Pembina TP PKK Jateng Nana Sudjana.

Oleh karena itu, ia meminta agar sinergi antara PKK dan kegiatan atau pelatihan dari dinas-dinas, dapat dijalankan. Ia berharap dengan kebersamaan itu, mampu meningkatkan kesejahteraan warga. (Pd/Ul, Diskominfo Jateng)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *