Usai Pemungutan Suara, Kota Magelang Kondusif Tanpa Gejolak

MAGELANG – Usai pelaksanaan pemungutan suara pada 14 Februari lalu, Kota Magelang terlihat kondusif. Tidak ada gejolak ataupun gesekan di antara masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang, Misbachul Munir, saat ditemui di kantornya, Kamis (15/2/2024).

Munir mengungkapkan, pelaksanaan Pemilu di Kota Magelang berjalan dengan lancar, aman, dan damai, mulai dari proses pendistribusian logistik hingga pelaksanaan pemungutan suara.

Menurutnya, masyarakat antusias berpartisipasi dalam pelaksanaan Pemilu dengan menggunakan hak pilihnya. Didukung pula dengan geografis yang tidak terlalu luas, sehingga memudahkan masyarakat untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS).

Ia mengklaim capaian partisipasi masyarakat sekitar hampir 85%.

Munir membeberkan, tambahan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) membuat sejumlah TPS kekurangan surat suara. Namun, kekurangan itu bisa dipenuhi dengan mengalihkannya ke TPS terdekat.

Alhamdulillah berjalan dengan lancar sesuai rencana” tegas Munir.

Ditambahkan, pihaknya menjadwalkan penghitungan manual di KPU Kota Magelang akan dilaksanakan pada 22 Februari 2024 mendatang. Namun sebelum itu, penghitungan manual di tingkat kecamatan akan dilaksanakan pada 17-21 Februari 2024.

Munir mengakui, komplain-komplain kecil pasti ada dalam proses pemungutan suara. Namun, semua dapat diselesaikan dengan musyawarah, serta berpedoman pada regulasi yang ada.

Disinggung terkait adakah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang jatuh sakit? Ia mengungkapkan, ada dua anggota KPPS yang sakit karena kelelahan. Namun, tenaga medis sigap dan langsung membawa mereka ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk ditangani. (Hik/Ul, Diskominfo Jateng)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *