FK Metra Didorong Lebih Kreatif Perluas Jejaring

KABUPATEN SEMARANG – Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) diminta lebih intens dan kreatif memperluas jejaring dengan pihak lain, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sehingga, mereka dapat lebih aktif ikut serta menyosialisasikan mengenai program-program sosial kemasyarakatan.

Hal tersebut ditegaskan anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah sekaligus pendiri FK Metra Jawa Tengah, Stephanus Sukirno, saat Rapat Koordinasi FK Metra 2024, di Hotel Griya Persada Bandungan, Kamis (7/3/2024).

Menurutnya, tidak ada OPD yang tidak memiliki anggaran sosialisasi. Peluang itu harus ditangkap FK Metra, dengan memperluas jejaring, dan mempengaruhi OPD agar menggunakan kesenian tradisional dalam menyosialisasikan program pemerintah.

“Jadi, jangan hanya menunggu adanya lomba. FK Metra bisa berhasil jika bisa berhubungan dengan dinas masing-masing, membantu menyosialisasikan program pembangunan dan kebijakan kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa tahu program pemerintah,” tegas Sukirno.

Dia mengibaratkan pada trisula (pusaka), FK Metra berperan sebagai landaian, yang akan membawa trisula itu bermanfaat. Mereka mesti meyakinkan pada OPD jika FK Metra bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Di DPRD Jawa Tengah, setiap bulan juga punya sosialisasi dengan kesenian tradisional. Sehingga, FK Metra juga bisa bekerja sama dengan anggota DPRD Tingkat Provinsi. Misalnya saja, yang saya lakukan di Klaten. Jatilan itu nggilani (sangat banyak) sing nonton,” ungkap Sukirno.

Diakui, pada dasarnya manusia suka bertemu dengan orang lain. Dia mencontohkan, banyak orang lebih suka nonton bareng sepak bola, ketimbang nonton sendiri di TV, karena dengan bertemu orang akan membuat lebih bahagia.

“Makanya, pertunjukan media tradisional cenderung bisa menarik massa,” sorotnya.

Sementara, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Moch Faizin, mengakui, banyak media yang mesti disentuh agar informasi bisa tersampaikan kepada masyarakat. Tidak hanya melalui media massa dan media sosial, tapi bisa dengan media tradisional.

Untuk itu, Faizin juga mendorong Dinas Kominfo Kabupaten/ Kota, agar mengalokasikan anggaran dalam diseminasi informasi menggunakan media tradisional.

“Sehingga FK Metra bisa berjalan, informasi juga bisa tersampaikan kepada masyarakat,” tandasnya. (Ul, Diskominfo Jateng)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *