Pemerataan Pembangunan Infrastruktur akan Jadi Prioritas Kerja Cilacap pada 2025 

CILACAP – Pemerataan pembangunan infrastruktur daerah menjadi salah satu prioritas program kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap pada 2025 nanti. Hal itu diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kabupaten yang terletak di pesisir selatan Pulau Jawa tersebut.

Penjabat (Pj) Bupati Cilacap Awaluddin Muuri, menyampaikan informasi tersebut saat membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Cilacap Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cilacap Tahun 2025, di Gedung Patra Graha Pertamina RU IV Cilacap, Rabu (6/3/2024).

Menurutnya, sektor lain yang diprioritaskan adalah pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas SDM untuk Cilacap yang maju dan berdaya saing. Pemkab Cilacap akan merumuskan prioritas tersebut dalam kebijakan pembangunan Kabupaten Cilacap, berupa RPJPD dan RKPD 2025.

Lebih lanjut, beberapa hal yang diupayakan Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk pemerataan infrastruktur dan pengembangan sumberdaya manusia (SDM), di antaranya rencana pembangunan sektor ekonomi kreatif, pelatihan-pelatihan, pengembangan pariwisata di Pantai Jetis dan sekitarnya, serta pemeliharaan infrastruktur di wilayah Kabupaten Cilacap.

“Terkait infrastruktur, kalau kita hitung jalan kabupaten supaya bisa semua bagus itu membutuhkan dana sekitar Rp800 miliar lebih. Kita memang tidak bisa dalam satu tahun memprioritaskan itu. Contohnya, tahun ini kita baru jalan Rp200 miliar termasuk bantuan dari pusat. Oleh karena itu untuk menangani sementara tadi salah satu poinnya adalah pemeliharaan,” tutur Awaluddin yang ditemui seusai acara

Pj bupati menyebutkan, pemerintah akan meningkatkan anggaran untuk menutup kerusakan-kerusakan jalan yang sudah parah, serta pemasangan dan perbaikan penerangan jalan.

Ditambahkan, selama dua dasawarsa ini, Pemkab Cilacap telah melahirkan berbagai kebijakan dan upaya dalam pembangunan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga terjadi kemajuan yang signifikan baik dari segi ekonomi hingga SDM.

“Hal ini dapat dilihat antara lain dari naiknya Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) per Kapita dari sebesar Rp8,22 juta, pada 2007 menjadi sebesar Rp65,95 juta pada 2023. Selanjutnya, pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mengalami kenaikan dari sebesar 70,25 pada 2007 menjadi sebesar 72,04 pada 2023,” lanjutnya.

Untuk mencapai Kabupaten Cilacap yang maju dan berdaya saing, Awaluddin menyampaikan pentingnya saran, masukan serta inovasi dari berbagai pihak.

“Saya berharap kepada seluruh pemangku kepentingan, agar kegiatan yang diusulkan melalui Perangkat Daerah, Musrenbang maupun Pokok- Pokok Pikiran DPRD, benar-benar fokus diarahkan untuk menyelesaikan permasalahan yang menjadi prioritas pembangunan tahun 2025, sehingga akan memberikan manfaat dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, tema yang diangkat dalam Musrenbang tersebut adalah “Mewujudkan Cilacap yang Berdaya Saing, Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan dengan Penguatan Pertumbuhan Ekonomi, Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Berwawasan Lingkungan dan SDM Unggul”.

Penulis: my, Kominfo Cilacap

Editor: Tn, Diskominfo Jateng

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *