Selama Ramadan, Kafe Karaoke di Rembang Wajib Tutup

REMBANG – Selama Ramadan, kafe dan karaoke di Kabupaten Rembang wajib tutup. Hal itu dilakukan untuk menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz, mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan Instruksi Nomor 300/1189/2024 tentang pengaturan kegiatan operasional usaha pariwisata dan jenis usaha lainnya pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriyah.

“Kegiatan operasional usaha pariwisata kafe dan karaoke tutup mulai 2 hari sebelum Ramadan, sampai 10 hari setelah penetapan 1 Syawal 1445 Hijriyah oleh pemerintah,” imbuhnya.

Hafidz mengungkapkan, khusus arena permainan dan ketangkasan/ play station, rumah billiard dan warnet game online, hanya diperbolehkan buka pukul 13.00 sampai 17.00 WIB.

Sedangkan warung kopi yang memiliki fasilitas musik, imbuhnya, supaya tidak membunyikan musik, memasang tirai penutup, tidak menjual minuman beralkohol, termasuk tidak melaksanakan kegiatan yang bersifat pornografi, pornoaksi, serta erotisme, dan tutup paling akhir pukul 21.00 WIB.

Begitu juga warung makan, menurut Hafidz, dalam menjalankan usahanya agar memasang tirai penutup. Sehingga, usaha bisa jalan dengan menghormati yang puasa.

Hafidz mengungkapkan, bagi pemilik atau pengusaha yang tidak menaati instruksi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, akan ditindak dan ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja, bersama perangkat daerah Kabupaten Rembang.

“Kita ini membatasi dalam rangka untuk menghormati. Bukan untuk menekan panjenengan. Jadi, rumah makan dan hotel-hotel dioperasi bukan untuk menekan, tetapi untuk menghormati bulan Ramadan. Sehingga orang beribadah merasa aman dan nyaman,” pungkasnya.

Penulis : Mifta Rembang KominfoEditor : Ul, Diskominfo Jateng

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *