Arus Mudik, Purbalingga Siapkan Pos Pengamanan di Tanjakan Bayeman

PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyiapkan empat orang personel yang bertugas mengamankan kondisi lalu lintas tak jauh dari jalur tanjakan Desa Bayeman, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, selama arus mudik dan balik 2024.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, menyebut, wilayah tersebut menjadi salah satu titik lokasi dengan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tinggi, terlebih saat kondisi padat kendaraan.

“Beberapa jalur yang rawan seperti Bayeman kita upayakan laka lantas nol,” katanya, pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) dengan jajaran Forkopimda setempat, dalam rangka persiapan pengamanan jelang Hari Raya Idulfitri 2024, di Kompleks Pendapa Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, Kamis (4/4/2024).

Lebih lanjut, sekitar 18,23 juta orang akan mudik ke wilayah Jawa Tengah. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 6-7 April, sedangkan arus balik pada 14-15 April 2024.

Bupati juga menginstruksikan kepada jajaran Dinas Kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas yang ada di Kabupaten Purbalingga untuk menyiagakan tenaga medis dan tenaga kesehatan,

Ditambahkan, lampu penerangan jalan umum (LPJU) di jalan kabupaten dipastikan dalam kondisi menyala. Pencurian MCB pada LPJU yang tengah marak juga harus diantisipasi. Selain itu, semua pekerjaan perbaikan infrastruktur jalan harus selesai sebelum lebaran.

“DPUPR jugas pastikan H-3 lebaran bisa menyelesaikan peningkatan dan perbaikan di jalan kabupaten dan jalan menuju objek wisata. Setelah itu tidak ada kegiatan, alat berat atau timbunan material yang mengganggu lalu-lintas,” katanya.

Lebih lanjut, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata setempat juga diminta memastikan keamanan wahana wisata, serta sapta pesona wisata. Bahkan, para camat dimita untuk mewaspadai potensi bencana di wilayah mereka.

“Curah hujan tinggi, waspadai potensi banjir khususnya di Kecamatan Kemangkon. Potensi longsor ada di wilayah Karangmoncol, Karangjambu dan Karangreja. Camat segera koordinasi dengan unsur Forkompimcam rapatkan dengan ormas kebencanaan, upaya preventif perlu kita lakukan,” katanya.

Terkait stabilisasi pasokan dan harga pangan, ujarnya, Pemkab Purbalingga telah melakukan operasi pasar komoditas beras di pasar besar hingga toko kelontong, dengan menggandeng Bulog dan Puspahastama. Pemkab juga telah menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah dan Bazar Ramadhan untuk meringankan beban pengeluaran masyarakat.

“Tim Satgas Pangan meskipun libur tetap cek harga dan stok kebutuhan pokok jelang hingga pasca lebaran. Perlu langkah nyata dalam menstabilkan harga, termasuk BBM dan LPG. (Pastikan) ketersediaan stok aman, pastikan tidak ada penimbunan,” katanya.

Bupati berharap, momen Idulfitri 2024 berjalan dengan lancar, umat muslim merasa aman, nyaman, damai dan bermakna.

Demi menjaga kelancaran arus lalu lintas saat lebaran, Kapolres Purbalingga, Hendra Irawan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 300 orang personel yang akan bersinergi dengan 60 orang personel dari tim gabungan. Mereka akan bertugas di beberapa titik di Kabupaten Purbalingga, antara lain Pos Sinergitas di Alun-alun, Pos Terpadu di Taman Kota Usman Janatin, Pos Objek Wisata di Owabong, Purbasari Purbayasa, Sanggaluri Park, Tirto Asri Walik, Golaga dan D’LAS Serang.

“Ada pos pantau jalur di 32 titik, dari Karangreja sampai Padamara, dan Bukateja yang dimungkinkan adanya sumbatan terkait lalu lintas,” pungkasnya.

Penulis: fph, Kominfo Purbalingga/Gn, Prokopim PurbalinggaEditor: Tn, Diskominfo Jateng

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *